Stafsus Menag Gugun Gumilar Raih Doktor Cumlaude dari Dublin: Perkuat Kapasitas Intelektual Kemenag untuk Diplomasi Kerukunan Global

Admin Berita 24 Oct 2025 276 kali dibaca
Stafsus Menag Gugun Gumilar Raih Doktor Cumlaude dari Dublin: Perkuat Kapasitas Intelektual Kemenag untuk Diplomasi Kerukunan Global

Stafsus Menag Gugun Gumilar Raih Doktor Cumlaude dari Dublin: Perkuat Kapasitas Intelektual Kemenag untuk Diplomasi Kerukunan Global

Staf Khusus Menteri Agama (Menag) RI Bidang Kerjasama Luar Negeri, Kerukunan, Pelayanan Agama, dan Pengawasan, Gugun Gumilar, resmi menyandang gelar Doctor of Philosophy (PhD) dari Eropa. Pencapaian akademis tertinggi ini ia raih setelah mengikuti upacara wisuda di Dublin City University (DCU), Irlandia, pada Rabu (22/10/2025) waktu setempat.

Keberhasilan Gugun meraih gelar doktor di bidang Filsafat dan Teologi ini bukan sekadar prestasi pribadi, tetapi juga penambahan kapasitas intelektual yang signifikan bagi jajaran Kementerian Agama (Kemenag). Ia lulus dengan predikat istimewa, yakni Cumlaude atau lulusan terbaik, setelah menjalani studi S3 dengan beasiswa penuh dari DCU sejak 2018.

Saat ini, Kemenag memiliki aset sumber daya manusia yang teruji secara akademis dan diplomatik di kancah global. Ilmu yang Gugun peroleh dari Dublin, khususnya yang berkaitan dengan filsafat dan studi agama, secara langsung relevan dengan tugasnya memajukan kerukunan umat beragama dan memperluas kerjasama luar negeri. Latar belakang pendidikannya memperkuat visi Indonesia sebagai model harmoni global.

Mengaplikasikan Ilmu Eropa untuk Kerukunan Nasional

Selama berada di Dublin, Gugun Gumilar aktif mengukir prestasi non-akademis yang menunjukkan kontribusi positif Indonesia dalam dialog antarbudaya. Ia pernah dipercaya menjabat sebagai Duta Kampus “Intercultural Ambassador” pada 2020. Pengalaman ini membuktikan kemampuannya menjadi jembatan antara budaya Indonesia dengan komunitas internasional, sebuah peran krusial bagi seorang stafsus bidang kerukunan.

Selain itu, Gugun juga sempat mengaplikasikan keahliannya di lingkungan akademis DCU. Ia pernah menjadi Dosen Bahasa Indonesia (2019-2020) dan kemudian menjabat sebagai Dosen Studi Agama (2021-2023) di universitas tersebut. Pengalaman mengajar ini memberikan Gugun perspektif mendalam mengenai bagaimana isu-isu agama dibahas dan dipraktikkan di Eropa.

Meskipun secara administrasi ia telah lulus sejak 2023, Gugun akhirnya dapat menghadiri prosesi wisuda resminya tahun ini. Latar belakang pendidikannya dimulai dari UIN Gunung Djati Bandung (S1) dan dilanjutkan di Hartford International for Peace and Religion (HIU), Amerika Serikat, untuk gelar masternya.

Pencapaian doktor di Dublin ini menegaskan komitmen Kemenag untuk terus mencetak generasi pemimpin yang tidak hanya berwawasan nasional, tetapi juga berkapasitas global. Dengan bekal keilmuan tinggi dan jaringan internasional, Gugun Gumilar diharapkan dapat semakin memperkuat upaya diplomasi keagamaan Indonesia dan menjadikan kerukunan umat beragama sebagai salah satu pilar kebijakan luar negeri negara ini. Keberhasilannya menjadi inspirasi bagi seluruh jajaran Kemenag untuk meningkatkan kualitas diri demi kemajuan bangsa.